Disebut Pembunuh, Putin Tantang Biden Debat Publik Secara Live

Disebut Pembunuh, Putin Tantang Biden Debat Publik Secara Live

Inspira News – Reaksi keras ditunjukkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin setelah dirinya disebut sebagai pembunuh oleh Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru saja terpilih, Joe Biden. Reaksi tersebut ditunjukkan oleh Putin dengan mengajak Biden berdebat secara live dan disiarkan secara langsung.

Tantangan tersebut dilontarkan langsung oleh Putin setelah secara terang-terangan Biden menyebut Putin sebagai pembunuh dalam sebuah wawancara dengan George Stephanopoulos dari ABC News. Stephanopoulos bertanya kepada Biden apakah menurutnya Putin adalah pembunuh, “Mmm hmm, saya yakin,” jawab Biden.

Pernyataan Biden dalam wawancara yang disiarkan oleh ABC News pada Rabu telah menyulut emosi pemerintah Russia dan langsung memanggil duta besarnya kembali ke Moskow untuk melakukan diskusi terkait pernyataan tersebut.

Seperti dilansir oleh Sindonews, Putin menyebut perang melawan pandemi, resolusi konflik regional, dan masalah stabilitas strategis sebagai topik yang mungkin, mencatat bahwa dia akan siap untuk berbicara dengan Biden pada hari Jumat atau Senin dalam obrolan “terbuka”.

“Saya ingin menyarankan kepada Presiden Biden agar kita melanjutkan diskusi kita, tetapi dengan syarat kita benar-benar melakukannya secara langsung, tanpa penundaan, langsung dalam diskusi terbuka dan langsung,” kata Putin kepada saluran TV 24 Rusia.

“Saya pikir ini akan menarik bagi rakyat Rusia dan rakyat Amerika Serikat dan banyak negara lainnya,” tambahnya seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (19/3/2021).

Usai memberikan undangan, Putin mengaku tidak mau menunda-nunda, mengusulkan agar dirinya dan Biden mengadakan pembahasan paling cepat Jumat ini.
“Saya tidak ingin menunda-nunda ini lama-lama. Saya ingin pergi ke Taiga akhir pekan ini untuk sedikit bersantai,” kata Putin.
“Jadi kami bisa melakukannya besok atau Senin. Kami siap kapan saja sesuai keinginan pihak Amerika,” ujarnya seperti dikutip dari ABC News.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait tantangan itu, sekretaris pers Gedung Putih Jen Psaki menyatakan bahwa diskusi itu tidak mungkin terjadi dan mencatat bahwa Biden dijadwalkan melakukan perjalanan ke Georgia pada hari Jumat.

“Saya harus mengatakan kepada Anda jika itu adalah sesuatu yang menghibur kami. Saya akan mengatakan bahwa presiden sudah melakukan percakapan dengan Presiden Putin,” kata Psaki, mencatat Biden masih memiliki pembicaraan dengan pemimpin lain.

“Presiden, tentu saja, akan berada di Georgia besok dan cukup sibuk,” ujarnya.

Pernyataan Biden dalam wawancara ABC yang disiarkan Rabu lalu telah memicu reaksi marah dari pemerintah Rusia, yang memicu rentetan kritik dan mengambil langkah luar biasa dengan memanggil pulang duta besarnya kembali ke Moskow untuk “konsultasi” atas komentar tersebut.

Sebelum mengeluarkan tantangan diskusi, Putin bereaksi terhadap komentar Biden sebelumnya dengan retorika taman bermain: “Saya tahu Anda, tapi siapa saya”.

CATEGORIES
TAGS
Share This