Jika Terbukti Buka Prostitusi Online, Kuasa Hukum Cynthiara Alona Akan Mundur

Jika Terbukti Buka Prostitusi Online, Kuasa Hukum Cynthiara Alona Akan Mundur

Inspira News – Kasus prostitusi online memang kerap kali menyeret beberapa artis nasional. Tidak hanya artis pendatang baru ataupun FTV, beberapa nama besar juga pernah ikut terseret baik menjadi pelaku ataupun penyedia. Seperti yang terakhir terungkapnya kasus seorang artis FTV yang dibooking oleh seorang pengusaha.

Baru-baru ini muncul kembali kasus prostitusi online yang melibatkan seorang model kawakan yakni Cynthiara Alona. Kasus yang dialami oleh Cynthiara Alona agak sedikit unik, pasalnya wanita yang saat ini mengelola sebuah hotel bersama adiknya yang disinyalir sebagai tempat untuk memfasilitasi prostitusi.

Tidak main-main, nama Cynthiara Alona terseret ke dunia hukum karena diduga terlibat dalam praktek prostitusi yang melibatkan anak di bawah umur. Cynthiara Alona serta adiknya Abdul Aziz dianggap ikut berpastisipasi dalam menyediakan tempat untuk prostitusi yaitu di hotel yang mereka kelola bersama.

Sementara itu Kuasa hukum Cynthiara Alona, Agustinus Nahak menyatakan bahwa apabila kliennya benar terbukti memfasilitasi prostitusi online apalagi sampai melibatkan anak di bawah umur, maka kuasa hukum akan mengundurkan diri. Agustinus akan mendukung pihak kepolisian dalam memberantas praktik prostitusi online.

“Kalau memang benar hotel itu didirikan untuk memfasilitasi prostitusi, terutama pada anak-anak, kami akan mengundurkan diri,” kata Agustinus Nahak selaku kuasa hukum Cynthiara Alona di kawasan Senayan, Jakarta seperti dikutip dari Okezone.com. Namun sebelum bukti ditemukan, pihaknya akan tetap mengawal proses pemeriksaan.

Kasus prostitusi online yang melibatkan Cynthiara Alona tersebut terungkap sejak pihak kepolisian melakukan penggerebekan di hotel yang dikelola oleh kakak beradik ini di kawasan Kreo, Tangerang. Bahkan dalam penggerebekan tersebut diketahui adanya anak di bawah umur. Apabila hal ini terbukti maka Cynthiara Alona akan dikenakan Pasal 88 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 296 dan 506 KUHP.

CATEGORIES
TAGS
Share This