Rekening Biduan Betty Elista Disita KPK Terkait dengan Kasus Edhy Prabowo

Rekening Biduan Betty Elista Disita KPK Terkait dengan Kasus Edhy Prabowo

Inspira News – Kasus korupsi benur dengan tersangka mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (EP) harus menyeret nama seorang biduan cantik Betty Elista. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita rekening koran bank milik biduan Betty Elista, Kamis (18/3/2021).

Penyitaan tersebut dilakukan setelah Betty diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi tersebut. Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa rekening bank biduan cantik tersebut disita karena ia diduga kebagian uang dari Edhy melalui staf istri Edhy, Amiril Mukminin. Tim penyidik KPK menduka ada aliran uang hasil korupsi yang masuk ke rekening Betty.

Dalam kasus tersebut, tim penyidik KPK menanyakan soal uang sebesar Rp52,3 Miliar kepada Edhy Prabowo yang digunakan sebagai garansi dari para eksportir benur. “Tersangka EP diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AM dkk, Tim Penyidik masih terus menggali terkait uang senilai Rp52,3 miliar sebagai bank garansi yang diserahkan para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benih bening lobster di KKP tahun 2020,” ungkap Ali.

Terlibatnya nama Betty Elista awalnya tidak diakui oleh Edhy Prabowo. “Siapa? Betty? Enggak kenal saya, enggak kenal,” kata Edhy saat menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta. Edhy sempat mengaku tidak kenal dengan Betty Elista.

Kasus korupsi ekspor benur menyeret beberapa nama selain Edhy Prabowo. Beberapa staf juga ikut terseret dalam kasus ini antara lain Stafsus Menteri KKP, Safri; staf khusus Menteri KKP, Andreau Pribadi Misata (APM). Kemudian, Pengurus PT ACK, Siswadi (SWD); Staf Istri Menteri KKP, Ainul Faqih (AF); dan Amiril Mukminin (AM) serta satu orang pemberi suap yakni Direktur PT DPP, Suharjito (SJT).

CATEGORIES
TAGS
Share This