Sejarah Sosok Mistis Nyi Blorong, Gadis Cantik Jelmaan Ular

Sejarah Sosok Mistis Nyi Blorong, Gadis Cantik Jelmaan Ular

Bagi masyarakat di kawasan tertentu, nama Nyi Blorong jelas tak asing. Ia adalah wanita atau tokoh mistis yang sangat legendaris bagi masyarakat Jawa. Juga, satu dari cerita rakyat yang hingga saat ini cukup dipercaya. Sejarah Nyi Blorong sendiri cukup panjang, yang mana Ia dikenal sebagai panglima terkuat dari Kerajaan Pantai Selatan.

Hal menarik lain adalah, Nyi Blorong juga dikenal sebagai manusia setengah ular atau siluman. Sebagaimana cerita yang beredar di masyarakat, Nyi Blorong bernama asli Nyimas Dewi Anggatri. Ia juga putri dari Myimas Dewi Rangkita, sekaligus cucu Raja Caringin Kurung XI yak i Prabu Jaya Cakra.

Sejarah Nyi Blorong sebagai Jelmaan Ular

Konon, Nyimas Dewi Anggatri merupakan gadis jelita yang hidup dan dibesarkan di lingkungan keraton. Kehidupannya lebih dari cukup, hingga membuatnya memiliki perangai yang congkak dan jahat. Suatu hari, Ia berniat mengasingkan diri ke dalam hutan.

Tetapi, Ia salah memasuki gerbang gaib yang kemudian mengantarkannya ke sebuah kerajaan Nyi Roro Kidul sekitar tahun 1926. Para prajurit yang menemukannya kemudian menangkapnya, lantas dipaksa menghadap kepada sang ratu.

Di sana, Ia menceritakan seluruh kisah hidupnya yang kemudian, membuat sang ratu iba. Barulah kemudian Nyi Roro Kidul memberi kesaktian untuk menjadi siluman ular. Bersamaan dengan itu, nama Nyimas Dewi diganti menjadi Nyi Blorong.

Pemimpin Pasukan Perang

Usai kekuatan yang diterimanya, Nyi Blorong memperoleh reputasi sebagai gadis biasa di kalangan makhluk gaib di sana. Tetapi, bakatnya kemudian diperlihatkan dalam pertempuran sengit. Kemampuan bertarung dan memimpin membuatnya diangkat sebagai pemimpin tentara kerajaan.

Sepanjang era kepemimpinannya, Nyi Blorong terbilang sukses, seluruh jinnya bertambah kuat. Keberhasilan inilah yang membuatnya kembali diangkat dam dijuluki sebagai panglima tertinggi oleh pasukan pertahanan Kerajaan Pantai Selatan.

Menyesatkan Manusia

Meski dengan prestasi tersebut, tak menjadikan Nyi Blorong sebagai manusia yang baik. Ia, juga ditugaskan untuk menghasut manusia seperti memberikan harta agar manusia rela mengorbankan nyawa keluarganya sendiri. Kisah inilah yang cukup bersejarah, dimana setiap tumbal bakal menjadi budak di Kerajaan Pantai Selatan.

Keluarga yang memberi tumbal, akan langsung mendapatkan banyak harta. Kedatangannya, akan meninggalkan kepingan emas dimana tempat Ia bersekutu dengan manusia. Kepingan emas ini, dipercaya berasal dari sisi yang berasal dari tubuhnya.

Hal menarik dari Nyi Blorong lainnya adalah parasnya yang membuat siapapun kagum. Bahkan konon, kecantikannya kan mencapai puncak ketika bulan purnama tiba. Ketika itu, Ia akan menjelma menjadi sosok wanita berkebaya hijau. Namun setelah bulan mengecil, Ia akan berubah wujud menjadi siluman ular raksasa yang mengerikan.

Dalam penggambaran sejarah, Nyi Blorong mengenakan kebaya hijau dengan rajutan emas. Kainnya panjang berwarna terang dengan kulit putih dan wajah cantik. Ini adalah sosok asli Nyi Blorong yang telah lama dipercaya masyarakat.

Nyi Blorong juga dikenal dengan kecantikannya yang abadi meski pada akhirnya menjelma sebagai ular. Asal muasalnya sendiri merupakan putri dari Ratu Anginangin. Dalam perjalanannya, Ia dinikahkan dengan Jaka Linglung, seorang pria yang berhasil membunuh buaya putih jelmaan Prabu Dewatacengker.

Itulah sejarah Nyi Blorong yang berkembang di masyarakat. Bahkan, beberapa orang menganggap Nyi Blorong sama dengan Nyi Roro Kidul. Padahal, keduanya merupakan dua orang yang berbeda, dimana Nyi Roro Kidul sebagai ratu sementara Nyi Blorong sebagai manusia biasa yang diubah dan menjadi bawahannya.

CATEGORIES
TAGS
Share This